Hello. You are so kind. Follow me here. Go to dashboard here
Stripes
Photobucket






With You #part 2
Rabu, 27 Juni 2012 | 19.57 | 0 potion(s)
  "hei kalian berdua, tidak sopan berpelukan di depanku yang barusan diputuskan pacarku!". Minhyuk oppa membuyarkan kami. aku tersipu, memang lama sih, tapi kami berdua benar-benar rindu.
  "oppa, apa oppa sudah lapar." aku bertanya pada jesun oppa. sudah seharusnya aku memanggil dia seperti itu. dia lebih tua setahun dariku. "oh, aku belum lapar. oiya, kemana dongho hyung? dari tadi aku mencarinya." jesun oppa menujukan pandangannya ke seluruh sudut ruangan. aku tersadar, benar juga, dari tadi aku tidak melihat dongho oppa. "oppa memang begitu. suka menghilang tiba-tiba." kataku sembari duduk di sofa. kemudian jesun oppa menyusulku. menduduki sofa yang sama. terlihat ada jarak lebar di antara posisi duduk kami. masih canggung, kami memang masih canggung. tapi kuharap kedepannya tidak akan selalu canggung. aku membayangkan suatu saat aku dapat tertawa lepas bersamanya, seperti dulu ..


***

  sudah hampir sejam kami duduk di sofa itu. tanpa pembicaraan. semuanya hening. bahkan suara Minhyuk oppa sudah tak terdengar lagi. mungkin dia sudah tepar di kasurnya dan membuat pulau jawa. oiya, sudah berapa lama dongho oppa pergi? lama sekali, kemana dia? apa tersesat di kampung sebelah? ..
  "sekarang jam berapa?" Jesun oppa membuyarkan lamunanku.
  "eumm, jam setengah dua, oppa" kataku sembari melirik jam.
  "wah, sudah berapa lama Dongho hyung pergi? kalau begitu aku akan mencarinya. kau mau ikut?" ajaknya.
  "oh, tentu saja" aku tersenyum kearahnya.
   kemudian, kami bergegas mencari Dongho oppa yang entah kemana perginya. huh, oppa kemana sih? batinku.


*di taman*

  sebetulnya kami tak yakin apakah Dongho oppa pergi ke taman. tapi mau bagaimana lagi, di warung juga tidak ada. rumah teman? itu lebih  tidak meyakinkan. semua teman Dongho oppa berada di kompleks lain. dan jika Dongho oppa kesana, pastilah ia membawa mogenya. sementara moge biru Dongho oppa masih terparkir rapi di garasi.
  "huft, aku lelah" aku menggumam. dan sepertinya gumamanku terdengar oleh Jesun oppa.
  "nih, minum saja ini" Jesun oppa menyodorkan sebotol air putih padaku. aku mengambilnya dan meminumnya sampai habis. sepertinya aku dehidrasi.
  "terima kasih oppa" aku mengucap terimakasih dan tersenyum.
  "sama-sama, kau kelihatan lelah sekali. apa perlu aku gendong?" tawarnya.
  "ah, tidak usah, aku masih kuat kok" aku menolaknya, bukan karena malu, tapi aku tak ingin membuat Jesun oppa kesusahan.
    
   dari kejauhan, kami melihat seseorang dengan rambut hitam, wajah putih, dan pipi tembam berjalan ke arah danau. sontak, kami berteriak dan berlari ke arah seseorang itu. "Dongho oppaaaa !". seseorang itu menengok ke arah kami, terkejut, dan berlari menjauhi kami. "Dongho oppa, ini aku. YoonHa!" aku berteriak kepada seseorang yang tampaknya mirip dengan Dongho oppa itu. bukannya berbalik arah dan mendatangi kami. seseorang itu malah berlari lebih kencang. aneh sekali, batinku. kami bertiga berkejar-kejaran hingga tak sadar telah membuat taman menjadi amburadul. prriiiiiiittt, terdengar bunyi peluit dari seorang penjaga taman ini. dan sepertinya ini ditujukan ke arah kami. kami pun berhenti. penjaga itu mendatangi kami dengan muka berangnya ..


to be continued ..

Label: , , ,